
wahai angkasa nan biru
Aku ingin sepertimu...
Yang dipandanginya, kala angan menerawang jauh
Dihadiahi senyuman selamat pagi
Kala ia menyapa udara pagi
Andai aku angkasa itu
Kan kuikuti stiap langkah ringanya
Menjelajah setapak, menelusuri hutan, mendaki puncak merapi
Lalu menyongsong mentari pagi dengan lensa kamera itu
Jika aku angkasa biru
Sinar hangat ini keceriaanmu
Awan mendung ini menandakan kesedihanmu
Kala mentari hilang, kau lelap dalam mimpi-mimpi
Tapi aku bukan angkasa
Yang mampu mengikutimu kemana saja
Yang bisa melihat stiap senyum dan sedihmu
Dan slalu kaupandangi dikala mendung menyapa
Namun, meski aku bukan angkasa
Aku ingat smua kenangan tentangmu
Senyumanmu yang akan slalu aku rindukan
Andai saja semua bisa dijelaskan hanya dengan pandangan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar